Sabtu, 29 April 2017

Anak SMP Keenakan Di Genjot







Serbubet Cerita ini ketika aku masih duduk di bangku sekolah kelas tiga SMP dan sekarang sudah hampir masuk di bangku kuliah, tinggal nunggu pengumuman saja. Namaku Ajeng umurku 15 thn. Tp entah kenapa postur tubuhku berbeda dengan teman-teman seumuranku. Dengan tinggi badan 163cm dan berat badan 45kg, aku tergabung di tim basket sekolahku yg sering tampil di kejuaraan-kejuraan antar sekolah. rambutku hitam panjang sebahu, kulitku putih mulus, dan berdada montok 34B.

Aku mengenal yg namanya sex sejak aku duduk dibangku kelas dua SMP, waktu itu aku masih pacaran dengan seorang mahasiswa. Sejak saat itu gairah sex ku mulai meningkat. Hampir setiap hari kami ngesex. Namun sejak aku putus dengan pacarku, aku kehilangan orang yg dapat memenuhui kebutuhan sex ku. Sebagai gantinya aku sering melakukan masturbasi bila aku sedang horny.

Aku terbiasa tidur dalam keadaan bugil, hanya dilapisi selimut agar nggak kedinginan. Kalu sudah begitu aku pasti akan berfantasi sedang ngesex dengan seorang teman teman-teman sekolahku. Fantasiku tdk hanya teman laki-laki, tetp jg wanita-wanita yg cukup cantik dan seksi. Mungkinkah aku hiperseks?

Dibalik selimutku, aku sering menusukkan jari-jariku kedalam lubang meqiku, kemudian memainkan itilku hingga aku mancapai klimaks. Tak jarang aku memasukkan sikat gigi ke dalam lubang meqiku, kemudian jari-jariku memilin-milin putingku yg aku lakukan dengan tempo yg lambat.

Aku membayangkan saat itu sedang di entot oleh teman sekolahku, hingga akhirnya aku mencapai klimaks. Kemudian sikat gigi yg basah oleh cairan kenikmatanku aku oles-oleskan ke sekitar puting toketku yg sudah mengeras. Itu semua kulakukan berulang kali hingga tubuhku terasa lelah. Kedua orang tuaku tak pernah tau hal itu, karena merka sangat sibuk dengan kerjaanya, lagipula kamarku cukup mendukung. Bahkan ketika aku ngesex dengan pacarku dulu, tempatnya jg di kamarku.

Pagi itu aku bangun dalam keadaan bugil, dan sikat gigi masih mencancap di lubang meqi dan cairan kenikmatanku tampak masih meleleh keluar, puting toketku terasa lengket, cukup banyak aku orgasme tadi malam. Aku tersenyum sendiri melihat diriku di cermin, kemudian aku bangkit dan membiarkan sikat gigit itu masih menancap di lubang meqiku. Aku masuk ke kamar mandi yg kebetulan berada di dalam kamarku. Kemudian aku siram tubuhku dengan shower, terutama bagian toket dan meqi. Ketika aku mencabut sikat gigi itu dari dalam lubang meqiku, tiba-tiba aku mulai terangsang lagi, segera aku semprot lubang meqiku dengan shower sambil tanganku meremas-remas toketku dengan sabun, cukup lama aku hingga aku mencapai klimaks. Setelah itu aku mandi seperti biasa.

Hari ini di sekolahku ada pelajaran olahraga. Aku sangat menyukai pelajaran itu, selain aku mahir olahraga, pasti aku akan jadi pusat perhatian cowok-cowok.

Jam pelajaran olah raga telah seleseai kami cewek cewek segera ganti pakaian. Kami segera menuju ke loker ganti. Duuuhhhh… penuh banget… terpaksa aku ganti di toilet. Segera aku berlari menuju toilet, meskipun toilet tp cukup bersih. Aku lihat toilet kosong, aku maklum karena kelas lain masih pelajaran, lagipula letak toilet ini lumayan jauh dari kelas-kelas. Segera saja aku masuk, ketika mau aku kunci ternyata kuncinya rusak. ” ya udah deh nggak usah di kucni, lagian sepi jg” kataku dalam hati.

Aku mulai melepas seragam olaharagaku, lumayan susah membuka bagian atasnya “bajunya yg kekecilan atau dadaku yg kebesaran ya?” gumamku..

Akirnya aku berhasil jg melepasnya, tetp bh ku menjadi acak-acakkan, puting toketku menyembul keluar. “biarkan aja dulu ah” pikirku, lalu aku melepas celana olah raga ku. Aku melihat cd ku basah oleh cairan kenikmatanku. “loh.. kok aku keluar yaa… padahal aku nggak ngapa-ngapain.. pantesan puting toketku keras banget” gumamku .

Segera aku mengambil tissu di toilet kemudian dengan pelan aku membersihkan meqiku. Tiba-tiba aku didekap dari belakang, kontan aja akau terkejut.

“Heeiiiii…Apa-apaan nich…!!” jeritku sambil membalikan badan

Tiba-tiba mulutku di sumpal dengan tangan dan aku melihat Fajar

“Fajaarrr!!” teriakku..

Karena mulutku di sumpal dengan tanganya, suaraku bagaikan tak keluar.Fajar adalah cowok tajir yg naksir aku, rupanya dia ngikuti aku dari tadi. Fajar kemudian membawaku ke toilet sebelah, kami berdua masuk dan Fajar menutup dan mengunci pintu toiletnya, rupanya pinti yg ini bisa di kunci, Siaalll!! rutukku dalam hati.. Tiba-tiba Fajar mengeluarkan sebilah pisau dari kantong celananya dan menempelkan di leherku.

“Diem loe terus ikutin perintahku” bentaknya sambil memepetku ke tembok

Fajar mengeluarkan tali kemudian mengikat kedua tanganku, aku hanya diam, takut sama pisaunya. Fajar melepas sepatu dan kaus kakiku dan melelempar ke toilet sebelah. Tanganku di ikat ke engsel pintu bagian atas hingga kahirnya tanganku tergantung ke atas, dengan posisi itu Fajar bisa bebas melihat tubuhku yg setengah bugil.
“Tubuh loe bener-bener indah… toket loe bikin gue horny” bisiknya di telingaku sambil memegang toketku

Lalu Fajar dengan pisaunya memutus tali bh ku dan tali celana dalamku. Dengan sekali tarik, aku sudah bugil di depan Fajar. Fajar melempar pisau keluar toilet dan segera mendakat, langsung memegang toketku dan meremasnya

“Auuww..duuhhhhh.. jangan keras-keras donk..sakit tauuk” rintihku pada Fajar, rupanya Fajar belum pernah ngesex sebelumnya, masih perjaka rupanya dia, diam-diam aku tersenyum.
“Eh maaf.. Sakit baget ya..” dia minta maaf, bodoh banget ya?

Llu Fajar melepas semua pakainya, sehingga dalam beberapa detik dia suda bugil. Aku melihat batang penisnya sudah tegang mengeras dan berdenyut-denyut. Fajar mendekat dan mengelus toketku sambil memilin-milin puting toketku yg sudah mengeras sejak tadi.

Tiba-tiba Fajar menempelkan batang penisnya ke bibir meqiku, dan menekanya ke dalam. Karena belum berpengalaman maka Fajar selalu meleset menusukkan batang penisnya ke dalam lubang meqiku. Karena kasihan denganya aku buka lebar kakiku ketika Fajar mencoba untuk yg ke 5 kalinya. Batang penis melesak ke dalam lubang meqiku, dan aku lihat Fajar merasa surprise banget, dan Fajar membuka mulutnya sambil mendesis.

“Ochh.. Ochh.. Ochh..” desah Fajar setiap menyodok batang penisnya ke dalam lubang meqiku.

Aku hanya diam saja. Batang penis Fajar sudah masuk semuanya dan dia mulai mengocok keluar masuk batang penisnya di dalam lubang meqiku. Aku sengaja diam saja, karena kalau aku ikut menggerakkan pinggulku, aku percaya Fajar akan langsung keluar. Ternyata belum ada sepuluh goyangan, Fajar sudah ejakulasi di dalam lubang meqiku. Rupanya Fajar nggak bisa menahan lebih lama lagi. Cukup lama dia menancapkan batang penisnya di lubang meqiku, mungkin untuk merasakan sensai ejakulasi yg baru dia alami. Aku hanya tersenyum saja ketika dia menatapku saat dia menarik keluar batang penisnya dari dalam lubang meqiku.

“Kok cuma sekali aja Jar” tanyaku menantang
“Loe mau lagi?” balasnya, nampaknya pertanyaan pancinganku mengena
“Iya dong, tp aku yg mengendalikanmu, gimana” usulku
“Maksud loe apa….” tanya Fajar nggak ngerti
“Lepas ikatan di tanganku terus kamu ikutin perintahku” kataku sambil tersenyum binal.

Rupanya Fajar baru mengerti, dia kemudian melangkah keluar untuk mengambil pisau yg tadi di buangnya, kemudian memotong ikatan tali di tanganku.

“Bersihin batang penis loe dulu gih” pintaku ke Fajar yg kemudian segera dibersihkan dengan tissu toilet.

Di saat aku melihat Fajar membersihkan batang penisnya menggunakan tisu, libidoku menaik cepat hingga aku hampir tak bisa mengendalikan diri. Tak lama kemduian Fajar selsai membersihkan batang penisnya.

“Loe duduk di kloset, shut up, and look me!” perintahku.

Didepan Fajar aku mulai menari. Menari? Ya menari, aku menari erotis di depan Fajar. Aku mengelus-elus dan milin-milin puting toketku kemudian jari-jariku ku masukkan ke dalam lubang meqiku lalu aku jilat cairan kenikmatan yg membasahi jari-jariku, sambil tetap menari. Lalu aku meyandarkan tubuhku ke tembok lalu berlutut di lantai, kemudian sambil merangkak aku mendekati Fajar, aku melihat batang penisnya sudah tegak mengeras dan berkedut-kedut.

Aku merangkak medekati batang penis Fajar, kemudian menggenggam dan menjilati kepala penisnya, kemudian menyiumnya, sesekali aku memasukkan kepala penisnya ke dalam mulutku kemudian mengeluarkan lagi. Dengan ujungjariku aku mengusap kepala penisnya sambil kujilat celah lubang penisnya. Batang penis Fajar tdk besar tp bersih. Aku melirik sambil sambil tersenyum pada Fajar, tampaknya dia sudah hampir ejakulasi lagi. “Cepet banget sih ni anak?” pikirku.

Kemudian aku mengocok-ngocok pelan batang penisnya, sambil tetap ku jilati kepala penisnya. Aku merasakan di tanganku batang penis Fajar mulai berkedut-kedut, dengan cepat kumasukkan batang penisnya ke dalam mulutku, kemudian ku sedot, baru 2 kali sedotan, Fajar sudah ejakulasi lagi. kesedot pejuhnya sampai habis. Kemudian batang penis Fajar kusiram dengan pejuh yg terkumpul dalam mulutku. Kemudian dengan mulut yg masih ada sisa-sisa pejuh, aku bangkit berdiri dan mendekati Fajar. Kemudian aku duduk di pangkuanya dengan menghadap ke arahnya. Aku lumat bibir Fajar dengan sisa-sisa pejuhnya sendiri.

“Kenapa? ini kan pejuhmu sendiri” protesku ketka Fajar mau menolak ciumanku

Aku melumat bibir Fajar dengan lembut, kemudian kumasukkan lidahku ke mulutnya, jadilah kami french kiss. Cukup lama kami berciuman, hingga Fajar hampir kehabisan nafas

“Sudah Jeng, Aku capek banget” pintanya padaku.
“Apa capek? Padahal aku baru mulai?” kataku -cerita hot 2017-
“Apaaaa..? Baru mulai…? Padahaaallll….” Fajar mulai protes
“Sudah nggak usah cerewet! Loe sendiri yg mulai kan.., sekarang ikutin perintahku kalau sampai nggak mau namamu tercemar di sekolah ini!!” ancamaku padanya.

Rupanya Fajar takut jg dengan ancamanku. hihihihi.. aku tertawa kecil

“Aku bakal kamu bikin ketagihan dan nggak akan ngelupain hari ini” kataku sambil mencium bibirnya

Lalu kusuruh Fajar untuk mengangkankan lebar kakinya hingga kakiku bisa berdiri tepat di depan batang penisnya yg sudah melemas.

“Aku kasih waktu buat berdiriin batang penismu sampai di depan batang penismu!!” perintahku pada Fajar.

Dengan posisi ini, posisi lubang meqiku tepat di depan wajah Fajar, aku pegang kepala Fajar, kemudian kusuruh mejilati meqiku

“Ayo jilatin meqiku” kataku ketika aku sudah berdiri seimbang – cerita abg 2017 –
“Jangan gitu njilatinnya, pelan aja..” protesku ketika Fajar menjilat meqiku sembarangan.

Sekali-kali kulihat penis Fajar, rupanya sudah hampir tegak. Lama-lama aku merasa terangsang, apalagi ketika lidahnya menyentuh klit ku. Aku pegang kepalanya, dan menggoyangkan pinggulku di depan wajahnya, Aku gesek-gesekkan meqiku ke wajahnya, sambil aku membenarkan posisi kakiku, kemudian aku gesekkan meqiku ke dagu, dada hingga sampai perutnya.

Aku sudah nggak bisa lebih turun lagi, karenabokongku sudah terganjal batang penis Fajar yg sudah tegak dan keras. Aku angkat pinggulku kemudian ku arahkan lubang meqiku ke batang penis Fajar. Rupanya Fajar sudah siap betul. Sambil menatap wajahnya aku masukkan batang penisnya ke dalam lubang meqiku, kemudian dengan cepat ku keluarkan lagi. Aku tertawa kecil dan aku mengulanginya lagi sampai beberapa kali hingga aku merasa sudah benar-benar terangsang.

Kemudian kumasukkan batang penisnya ke dalam lubang meqiku tetp hanya separuh saja kemudian ku cengkram batang penisnya sekuat tenaga, kemudian aku tarik perlahan hingga kepala penisnya, kemudian kumasukkan lagi hingga setengah dan aku tarik lagi. Aku melakukanya beberapa kali hingga aku merasa lelah mencengkram batang penis Fajar. Bersamaan dengan itu, Fajar ternyata sudah ejakulasi lagi. “Duuuhhhhh… gimana sich, kok udah keluar lagi…” batinku agak kecewasa

Kukeluarkan batang penis Fajar dari dalam meqiku lalu ku hisap batang penisnya untuk membersihkannya. Kemudian aku kembali ke posisi semula. Kemudian dengan batang penisnya yg masih lunglai aku berusaha memasukkan lagi ke dalam lubang meqiku, agak susah sih, karena nggak bisa menusuk meqiku yg masih rapet.

Akhirnya bisa jg batang penisnya masuk kedalam lubang meqiku karena kubuka lebar-lebar bibir meqiku, dan mendorong batang penisnya masuk ke dalam. Begitu penisnya masuk ke lubang meqiku, aku tunggu Fajar hingga ereksi sempurna, beberapa detik kemudian, segera aku goyangkan pinggulku dengan tempo yg lambat. Aku yakin nggak bakalan cepet ejakulasi lagi soalnya batang penisnya sudah mulai pengalaman dan persedian pejuhnya sudah hampir habis? Sewaktu menggoyangkan pinggulku itu aku sesekali mencengkram batang penisnya kemudian aku lepaskan lagi. Hingga akhirnya aku merasa hampir mencapai klimaks aku percepat goyanganku. Rupanya Fajar jg hampir ejakulasi lagi.

Tahan sebentar Jar, kita keluarin bersamaan” pintaku.

Rupanya Fajar sudah hampir mengimbaingi permainanku, dan benar saja ketika aku orgasme Fajar menyusul kemudian, hebat dia bisa 3 detik lebih lama dariku

“Kamu sudah mulai hebat Jar” bisikku sembari mencium lembut bibirnya

Kami berdua saling berpelukan dan tanpa terasa kami ketiduran cukup lama hingga aku merasakan batang penis Fajar mulai ereksi lagi di dalam lubang meqiku. Segera aku mengeluarkan batang penisnya dari dalam lubang meqiku, kemudian aku bangkit berdiri sembari menunggu batang penisnya tegang lagi. Rupanya cukup lama hingga aku harus membantunya dengan mengocok batang penisnya. Saat batang penis Fajar sudah tegang lagi, aku membalikkan tubuh dan berpegangan gagang pintu sambil membungkukkan tubuhku

“Jar.. penismu masukkan sini” pintaku manja sambil menujuk ke meqiku.

Fajar pun segera bangkit dan langsung menempelkan batang penisnya ke meqiku

“Pelan dulu aja Jar, jangan tergesa-gesa..” ketika batang penisnya secara kasar di sodokkan ke lubang meqiku

Akhirnya setelah batang penisnya dikeluarkan, Fajar mencoba untuk menyodokkan lagi, kali ini Fajar lebih lembut lagi, bokongku dirabanya dulu, kemudian tangan kirinya meremas toketku dari belakang, kontan saja puting toketku langsung mengeras ketika tanganya meremas toketku

Cerita abg hypersex, Sementara itu, tangan kananya memegang pinggangku agar tak bergerak, lalu dia mulai menyodokkan batang penisnya. Nampaknya dengan gaya ini batang penisnya gampang masuk ke dalam meqiku, dengan 3 kali coba, batang penisnya sudah melsesak ke dalam lubang meqiku. Kali ini Fajar tak terlalu terburu-buru, sehingga aku merasakan nikmat dan nyaman, aku rasa Fajarpun demikian

“Di kocok Jar..” pintaku pada Fajar ketika batang penisnya sudah berada di dalam meqiku, langsun saja Fajar mengocok batang penisnya. Ini adalah gaya kesukaanku, sehingga setiap batang penis Fajar meyodok masuk, aku merasakan kenikmatan yg tiada tara, tanpa sadar aku meracau kenikmatan

“Oocchhh..ochh..acchhh..aacchhh oucchhhh.. terus jar..occhh..nikmaatttt..” racauku tanpa sadar.

Dan tampaknya Fajar nggak tau kalau aku hanya meracau, Fajar segera mempercepat tempo sodokkanya. Aku kaget dengan yg di lakukanya, meskipun nikmat tp aku merasa khawatir…

“Ooocchhhhh… aku kkeluaaarrrrrr” erang nikmat Fajar kemudian

Tuh kan, apa yg ku khawatirkan terjadi jg, Fajar masih terlalu amatir untuk ngesex. Angga kemudian membenamkan batang penisnya ke dalam lubang meqiku untuk beberapa saat, kemudian dia menarik keluar dari meqiku.

“Ceplaakkk..” aku menampar pipinya

“Aku kan sudah bilang pelan-pelan aja jangan terburu-buru!! Kamu tuh masih amatiran!!” makiku padanya

Fajar hanya bisa terkejut dan nggak bisa bilang apa-apa lagi. Segera aku keluar dari toilet dan kembali le toilet semula.

“Anjriittt!! BH dan cd ku dirobek Fajar. Gimana ya..? Mana meqiku masih banyak pejuh Fajar!!” umpatku dalam hati.

Segera kubersihkan meqiku lagi. Kali ini menutup pintunya dengan benar. Setelah itu aku memakai rok ku

“Duuhhh pakai apa ya…” aku bingung dalemanya mau pakai apa, akhirnya aku gunakan celana olaharagaku, buat gantiin cd, padahal rok ku sempit, jadinya ditambah celana olah ragaku, rok ku jadi tambah sempit. “Terus BH nya pakai apa ya? Masa mau nggak pakai BH? Mana seragamku tipis lagi” pikirku

Akhirnya ku pakai baju seragamku tanpa BH. Bisa dibayangkan dengan ukuran toketku yg montok (34b) pakai seragam sekolah, tanpa BH, dan puting toketku yg menonjol, pasti bikin ngeres orang yg liat. Aku berniat masuk ke dalam kelas untuk ngambil rompi yg selalu ku bawa, tp sekarang rompi itu berada di dalam kelas.

Akhirnya dengan hati-hati aku keluar dari toilet dan menunggu sepi untuk bisa masuk kedalam kelas dan kemudian mengambil rompiku. Aku berharap todak ada orang yg melihatku. Ketika aku keluar dari dalam toilet aku berpapasan dengan Fajar, nampaknya dia masih merasa bersalah, aku hanya tersenyum padanya ketika dia memanggilku.

Nggak ada waktu” pikirku dan aku segera menuju ke kelas.

“Nggak ada waktu..” pikirku, dan aku segera melesat ke kelas.

Akhirnya setelah melalui perjungan panjang, sampai jg aku kedalam kelasku, rupanya kelas masih sepi, teman-temanku sedang jajan di kantin. Kesmepatan!! Pikirku, segera saja aku masuk dan mengambil rompi di dalam tas ku.

Akhirnya setelah melalui perjuangan panjang, sampai jg aku di kelasku, rupanya kelas sepi, anak-anak sedang jajan di kantin. Kesempatan!! pikirku, segera saja aku masuk dan menuju ke tasku dan segera memakai rompiku.


EmoticonEmoticon